keep hamasah

7 November 2012

Tanggal ini tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya. Pada tanggal tersebut, wanita yang begitu berarti dalam hidup saya dan keluarga, wanita yang selama ini selalu menjadi inspirator dan motivator bagi saya, wanita yang bisa berperan sebagai ibu teladan, sahabat sejati, kakak dan guru yang baik bagi saya setiap saat, mamah, telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, Sang Khalik Allah SWT untuk selama-lamanya.

Tidak pernah terbersit sekalipun bagi saya, bahwa mamah akan pergi meninggalkan keluarga kami begitu cepat seperti ini. Bahkan hingga saat ini, menginjak 53 hari kepergian mamah, separuh hati saya masih menganggap ini semua hanyalah mimpi. Mimpi buruk dimana saya sangat ingin segera bangun dan terlepas daripadanya. Mamah pergi begitu mendadak, begitu cepat, dan tak ada yang mengira.

Begitulah kematian.

Menanamkan rasa ikhlas dan sabar atas kepergian mamah memang tidak mudah, mungkin ini adalah hal yang sangat sulit untuk saya lakukan. Namun, saya yakin, Allah SWT tidak akan pernah meninggalkan keluarga kami untuk terus terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut. Allah telah menyiapkan rencana terbaikNya untuk kami. Kami hanya perlu menunggu sambil terus berikhtiar dan husnudzan padaNya.

It’s time to moving on.

As my mom said, life goes on. Life goes on.

Keep your spirit up. Keep your faith strong, and always try to down to earth. We only human. We only His creature. Keep Hamasah! πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s