kecapi

huaaaahhhh kangen sekangen kangennya sama temen-temen rampak kacapi LSS ITB.

kangen tias yang cerewet.

kangen dea yang suka nyeletuk.

kangen ica yang terbully sealam dunya.

kangen hilda partner mengheboh saya.

kangen api yang tiis dan songong.

kangen mahar yang super harum dan membius :p

kangen embeng yang suka gak nyambung,

kangen hafy yang suka sok cool,

kangen monik yang unpredictable :p

kangen kang gilang yang lempeng-lempeng aja.

kangen kang ari, idola saya sepanjang masa. AHEY SYALALALALA πŸ˜€

kangen kang zul yang sabar ngajarin saya kecapi.

kangen teh zongki yang super zonk

kangen semua pelatih.

kangen kangen kangen

ah semuanya memang ngangenin.

kurang lebih 2,5 tahun yang lalu pertama kalinya saya belajar main kecapi.

main kecapi itu susaaaaaahhhh dan bikin stress.

salah terus. dikomentarin terus. tapi disemangatin terus.

ehehehehehe.

dulu pas jaman-jamannya heboh latihan buat pagelaran, saya pernah ada di titik jenuh main kecapi. bahkan saya pernah muak dan gamau ngeliat atau denger nama kecapi buat beberapa saat saking pundungnya sama alat musik yang satu ini karena telah merenggut banyak waktu tidur saya dan membuat jari saya lecet-lecet, juga kuku yang mundur kebelakang (ini beneran loh kulitnya jadi mundur fufufufufu) .

tapi setelah setelah selesai tampil di Aula Barat ITB dan teater Taman Ismail Marzuki, ke-pundung-an saya sama kecapi hilang tak berbekas. hehehehe. kalau enggak pernah kenal sama yang namanya kecapi, mungkin saya enggak akan pernah ngerasain atmosfer tampil di hadapan banyak banget orang, di gedung teater ataupun di aula barat ITB. kalau enggak pernah kenal sama yang namanya kecapi, mungkin saya enggak akan kenal sama orang-orang super tim rampak kecapi LSS ITB.

aaaaaahhhhhhhhh randomly, saya kangen semua hal yang pernah saya lalui sama si kecapi ini. πŸ˜€

dulu pernah ada yang nanya saya kenapa saya milih untuk jadi pemain kecapi, padahal gak punya basic sama sekali, lalu saya pun menjawab dengan lantang;

“saya pengen bisa jago main kecapi kayak stephen chow, sekali jreng-jreng, kepala orang langsung putus semua. hahahaha”

maaf pembaca. otak sadisnya mulai kumat :p

dan saya sangat menyesal pernah jawab asal-asalan seperti itu. karena sampai sekarang, saya kadang-kadang masih dijuluki arai chow -__-“

 

first time tampil di latihan gabungan PMA :')

curhat sekaligus bercanda saat istirahat solat dzuhur @lapangan SR ITB

keluarga (agak) besar RPKC-LSS ITB

main-main dan menggila di sesi photo resmi tim RPKC

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s